Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan

kasus penipuan berkedok investasi

nama : salmy subhekti kelas : 3DB17 npm : 36110338 BERITA - nasional.infogue.com - Kepolisian Resor (Polres) Kediri, berhasil membekuk Siti Asiyah (39), warga Desa/Kecamantan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, atas dugaan penipuan berkedok penanaman investasi hingga merugikan korbannya senilai Rp18 miliar. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, Polres Kediri, AKP Aria Wibawa, Kamis, mengemukakan bahwa pengungkapan itu berawal dari laporan sejumlah orang yang merasa ditipu. "Mereka telah menyetorkan sejumlah uang kepada pelaku, dengan iming-iming akan mendapatkan keuntungan yang besar. Nyatanya, setelah mereka menyerahkan sejumlah uang, keuntungan itu tidak ada," katanya. Aria juga mengatakan, dalam menjalankan aksinya, pelaku mengaku mempunyai perusahaan yang bergerak di bidang industri rokok, bernama PT Surya Cahaya Sumunar (SCS). Mereka juga mencatut beberapa nama pejabat serta pemilik perusahaan rokok terbesar di Kediri, Komisaris PT Gudang Garam Kediri Tbk. Sumargo Wonowijoyo. "Nama-nama itu dicatut, agar pihak investor merasa yakin dengan berdirinya perusahaan tersebut," katanya. Pihaknya menyebut, jika nilai iming-iming yang diberikan cukup tinggi, sekitar 5 persen dari modal yang disetorkan. Beberapa dari mereka percaya dengan bujukan pelaku, sehingga menyerahkan uangnya untuk investasi. Untuk lebih meyakinkan calon investor, kata Aria, Siti yang tidak lulus sekolah dasar tersebut juga memilih tinggal di Hotel Grand Surya, yang merupakan salah satu hotel milik PT Gudang Garam. Di lokasi tersebut, ia memajang fotonya yang sedang berangkulan dengan Komisaris GG, Sumargo Wonowijoyo. Aria juga mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan atas kasus yang merugikan banyak orang tersebut. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki kemungkinan ada orang dalam yang terlibat dalam kasus ini. Lebih lanjut, ia juga mengatakan pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti. Beberapa barang bukti tersebut lain uang tunai Rp76 juta, serta beberapa foto rekayasa kegiatan PT SCS bersama Komisaris GG, Sumargo Wonowijoyo.(*)

HAM (HAK ASASI MANUSIA)



Hak Asasi Manusia
A. Pemahaman Tentang Hak Asasi Manusia
Didalam mukadimah Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia yang telah disetujui oleh Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa Nomor 217 A (III) tanggal 10 Desember 1948 terdapat pertimbangan–pertimbangan berikut :
1. Menimbang bahwa pengakuan atas martabat yang melekat dan hak–hak yang sama dan tidak terasingkan dari semua anggota keluarga kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian di dunia.
2. Menimbang bahwa mengabaikan dan memandang rendah pada hak–hak asasi manusia telah mengakibatkan perbuatan– perbuatan bengis yang menimbulkan rasa kemarahan dalam hati nurani umat manusia dan bahwa kebebasan berbicara dan agama serta kebebasan dari rasa takut dan kekurangan telah
dinyatakan sebagai aspirasi tertinggi dari rakyat jelata.
3. Menimbang bahwa hak–hak manusia perlu dilindungi oleh peraturan hukum supaya tercipta perdamaian.
4. Menimbang bahwa persahabatan antara negara–negara perlu dianjurkan.
5. Menimbang bahwa negara–negara anggota PBB telah menyatakan penghargaan terhadap hak–hak asasi manusia, martabat penghargaan seorang manusia baik laki–laki dan perempuan serta meningkatkan kemajuan-sosial dan tingkat kehidupan yang lebih baik dalam kemerdekaan yang lebih luas.
6. Menimbang bahwa negara–negara anggota telah berjanji akan mencapai perbaikan penghargaan umum terhadap pelaksanaan hak–hak manusia dan kebebasan asas dalam kerja sama dengan PBB.
7. Menimbang bahwa pengertian umum terhadap hak–hak dan kebebasan ini adalah penting sekali untuk pelaksanaan janji ini secara benar.



B. Kerangka Dasar Kehidupan Nasional Meliputi Keterkaitan antara Falsafah Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional
a. Konsepsi Hubungan antara Pancasila dan Bangsa
Manusia Indonesia yang sudah menjadi bangsa Indonesia
saat itu yaitu sejak tanggal 28 Oktober 1928 (Sumpah Pemuda) telah mengakui bahwa diatasnya ada Sang Pencipta, yang akhirnya menimbulkan rasa kemanusiaan yang tinggi baik dengan bangsa sendiri ataupun dengan bangsa lain. Kemudian timbullah segala tindakan yang selalu berdasarkan pertimbangan rasa
kemanusiaan yang adil dan beradab, sehingga hal tersebut menumbuhkan persatuan yang kokoh. Sedangkan agar jiwa–jiwa itu terpelihara maka perlu kebijaksanaan untuk mewujudkan cita– cita yang dimusyawarahkan dan dimufakati oleh seluruh bangsa Indonesia melalui perwakilan.
Jadi uraian diatas menunjukkan secara tegas bahwa sila–sila dalam Pancasila menjadi falsafah dan cita–cita bagi bangsa Indonesia.

b. Pancasila sebagai Landasan Ideal Negara
Cita–cita bangsa Indonesia yang luhur kemudian menjadi cita–cita negara karena Pancasila merupakan landasan idealisme Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena sila–sila yang ada didalamnya merupakan kebenaran hakiki yang perlu diwujudkan.

C. Landasan Hubungan UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
1. Pancasila sebagai ideologi negara
Telah disebutkan bahwa Pancasila merupakan falsafah bangsa sehingga ketika Indonesia menjadi negara, falsafah Pancasila ikut masuk dalam negara. Cita–cita bangsa tercermin dalam Pembukaan UUD 1945, sehingga dengan demikian Pancasila merupakan Ideologi Negara.

2. UUD 1945 sebagai landasan konstitusi
Kemerdekaan Indonesia merupakan momentum yang sangat berharga dimana bangsa kita bisa terlepas dari penjajahan. Tetapi kemerdekaan ini bukan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia karena :
a. Teks Proklamasi secara tegas menyatakan bahwa yang merdeka adalah bangsa Indonesia, bukan negara (karena tidak memenuhi syarat adanya negara dalam hal ini tidak adanya pemerintahan).
b. Mengingat kondisi seperti ini, maka dengan segera dibentuk PPKI yang bertugas untuk membuat undang–undang. Sehingga pada tanggal 18 Agustus 1945 telah terbentuk UUD 1945 sehingga secara resmi berdirilah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi UUD 1945 merupakan landasan konstitusi NKRI.

3. Implementasi konsepsi UUD 1945 sebagai landasan konstitusi
- Pancasila : cita–cita dan ideologi negara
- Penataan : supra dan infrastruktur politik negara
- Ekonomi : peningkatan taraf hidup melalui penguasaan bumi dan air oleh negara untuk kemakmuran bangsa.
- Kualitas bangsa : mencerdaskan bangsa agar sejajar dengan bangsa–bangsa lain.
- Agar bangsa dan negara ini tetap berdiri dengan kokoh, diperlukan kekuatan pertahanan dan keamanan melalui pola politik strategi pertahanan dan kemanan.

4. Konsepsi pertama tentang Pancasila sebagai cita–cita dan ideologi negara
a. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan hak asasi manusia.
b. Kehidupan berbangsa dan bernegara ini harus mendapatkan ridho Allah SWT karena merupakan motivasi spiritual yang harus diraih jika negara dan bangsa ini ingin berdiri dengan kokoh.
c. Adanya masa depan yang harus diraih.
d. Cita–cita harus dicapai oleh bangsa Indonesia melalui wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. Konsepsi UUD 1945 dalam mewadahi perbedaan pendapat dalam masyarakat
Paham Negara RI adalah demokratis, karena itu idealisme Pancasila yang mengakui adanya perbedaan pendapat dalam kelompok bangsa Indonesia. Hal ini telah diatur dalam undang–undang pelaksanaan tentang organisasi kemasyarakatan yang tentunya berdasarkan falsafah Pancasila.

Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan


senin 20 maret 2012

A. Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai hingga era pengisian kemerdekaan menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan jamannya.

Kondisi dan tuntutan yang berbeda tersebut ditanggapi oleh Bangsa Indonesia berdasarkan kesamaan nilai–nilai perjuangan bangsa yang senantiasa tumbuh dan berkembang. Kesamaan nilai–nilai ini dilandasi oleh jiwa, tekad, dan semangat kebangsaan. Kesemuanya itu tumbuh menjadi kekuatan yang mampu mendorong proses terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam wadah Nusantara.

Semangat perjuangan bangsa yang telah ditunjukkan pada kemerdekaan 17 Agustus 1945 tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan untuk berkorban. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai–nilai perjuangan Bangsa Indonesia. Semangat inilah yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Republik Indonesia. Selain itu nilai–nilai perjuangan bangsa masih relevan dalam memecahkan setiap permasalahan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta terbukti keandalannya.
Tetapi nilai–nilai perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan pada titik yang kritis. Hal ini disebabkan antara lain oleh pengaruh globalisasi.

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga–lembaga kemasyarakatan internasional, negara–negara maju yang ikut mengatur percaturan politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan global. Disamping itu, isu global yang meliputi demokratisasi, hak asasi manusia, dan lingkungan hidup turut pula mempengaruhi keadaan nasional.

Globalisasi juga ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dibidang informasi, komunikasi, dan transportasi. Hingga membuat dunia menjadi transparan seolah–olah menjadi sebuah kampung tanpa mengenal batas negara.

Semangat perjuangan bangsa ynag merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Sedangkan dalam era globalisasi dan masa yang akan datang kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing–masing. Perjuangan non fisik ini
memerlukan sarana kegiatan pendidikan bagi setiap warga negara Indonesia pada umumnya dan mahasiswa sebagai calon cendikiawan pada khususnya, yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan.



B. Kompetensi Yang Diharapkan
Masyarakat dan pemerintah suatu negara berupaya untuk menjamin kelangsungan hidup serta kehidupan generasi penerusnya secara berguna (berkaitan dengan kemampuan spiritual) dan bermakna (berkaitan dengan kemampuan kognotif dan psikomotorik). Generasi penerus melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan akan mampu mengantisipasi hari depan yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks
dinamika budaya, bangsa, negara, dan hubungan internasional serta memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila. Semua itu diperlakukan demi tetap utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para mahasiswa calon sarjana/ilmuwan warga negara Republik Indonesia yang sedang mengkaji dan akan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni.

Berkaitan dengan pengembangan nilai, sikap, dan kepribadian diperlukan pembekalan kepada peserta didik di Indonesia yang dilakukan melalui Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar, dan Ilmu Alamiah Dasar (sebagai aplikasi nilai dalam kehidupan) yang disebut kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) dalam komponen kurikulum perguruan tinggi.

Setiap warga negara Republik Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni yang merupakan misi atau tanggung jawab Pendidikan Kewarganegaraan untuk menumbuhkan wawasan warga negara dalam hal persahabatan, pengertian antar bangsa, perdamaian dunia, kesadaran bela negara, dan sikap serta perilaku yang bersendikan nilai–nilai budaya bangsa .

Hak dan kewajiban warga negara, terutama kesadaran bela negara akan terwujud dalam sikap dan perilakunya bila ia dapat merasakan bahwa konsepsi demokrasi dan hak asasi manusia sungguh–sungguh merupakan sesuatu yang paling sesuai dengan kehidupannya sehari–hari.

Rakyat Indonesia, melalui MPR menyatakan bahwa : Pendidikan Nasional yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia diarahkan untuk “meningkatkan kecerdasan serta harkat dan martabat bangsa, mewujudkan manusia serta masyarakat Indonesia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berkualitas mandiri, sehingga mampu membangun dirinya dan masyarakat sekelilingnya serta dapat memenuhi kebutuhan
pembangunan nasional dan bertanggung jawab atas pembangunan bangsa “.

Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif. Terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab, dan produktif serta sehat jasmani dan rohani.

Undang–Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum dan isi pendidikan yang memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan terus ditingkatkan dan dikembangkan di semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan.

Kompetensi diartikan sebagai perangkat tindakan cerdas, penuh rasa tanggung jawab yang harus dimiliki oleh seseorang agar ia mampu melaksanakan tugas–tugas dalam bidang pekerjaan tertentu.

Kompetensi lulusan Pendidikan Kewarganegaraan adalah seperangkat tindakan cerdas penuh tanggung jawab dari seorang warga negara dalam berhubungan dengan negara, dan memecahkan berbagai masalah hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan menerapkan konsepsi falsafah bangsa, wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

Pendidikan Kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik. Sikap ini disertai dengan perilaku yang :
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilai–nilai falsafah bangsa
2. Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
3. Rasional, dinamis, dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
4. Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
5. Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.

Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, warga negara Republik Indonesia diharapkan mampu “memahami, menganalisa, dan menjawab masalah–masalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negaranya secara konsisten dan berkesinambungan dengan cita–cita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945 “.

Dalam perjuangan non fisik, harus tetap memegang teguh nilai–nilai ini disemua aspek kehidupan, khususnya untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, kolusi, dan nepotisme; menguasai IPTEK, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing; memelihara serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa; dan berpikir obyektif rasional serta mandiri.


C. Pengertian Dan Pemahaman Tentang Bangsa Dan Negara
Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, Bangsa adalah orang–orang yang memiliki kesamaan asal keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Atau bisa diartikan sebagai kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu dimuka bumi.

Jadi Bangsa Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah Nusantara/Indonesia.

Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang sama–sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengetahui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut. Atau bisa diartikan sebagai satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan untuk memaksa bagi ketertiban sosial.

1. Teori terbentuknya negara
a. Teori Hukum Alam (Plato dan Aristoteles).
Kondisi Alam => Berkembang Manusia => Tumbuh Negara.
b. Teori Ketuhanan
Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan, termasuk adanya negara.
c. Teori Perjanjian (Thomas Hobbes)
Manusia menghadapi kondisi alam dan timbullah kekerasan, manusia akan musnah bila ia tidak mengubah cara–caranya. Manusia pun bersatu (membentuk negara) untuk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan dalam gerak tunggal untuk kebutuhan bersama.

Di dalam prakteknya, terbentuknya negara dapat pula disebabkan karena :
a. Penaklukan.
b. Peleburan.
c. Pemisahan diri
d. Pendudukan atas negara/wilayah yang belum ada pemerintahannya.

2. Unsur Negara
a. Konstitutif.
Negara meliputi wilayah udara, darat, dan perairan (unsur perairan tidak mutlak), rakyat atau masyarakat, dan pemerintahan yang berdaulat
b. Deklaratif.
Negara mempunyai tujuan, undang–undang dasar, pengakuan dari negara lain baik secara de jure dan de facto dan ikut dalam perhimpunan bangsa–bangsa, misalnya PBB.

3. Bentuk Negara
a. Negara kesatuan
1. Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi
2. Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi
b. Negara serikat, di dalam negara ada negara yaitu negara bagian.


D. Negara Dan Warga Negara Dalam Sistem Kenegaraan Di Indonesia
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB. Dan mempunyai kedudukan dan kewajiban yang sama dengan negara–negara lain di dunia, yaitu ikut serta memelihara dan menjaga perdamaian dunia. Dalam UUD 1945 telah diatur tentang kewajiban negara terhadap warga negaranya, juga tentang hak dan kewajiban warga negara kepada negaranya. Negara wajib memberikan kesejahteraan hidup dan keamanan lahir batin sesuai dengan sistem demokrasi yang dianutnya serta melindungi hak asasi warganya sebagai manusia secara individual berdasarkan ketentuan yang berlaku yang dibatasi oleh ketentuan agama, etika moral, dan budaya yang berlaku di Indonesia dan oleh sistem kenegaraan yang digunakan.


1. Proses Bangsa Yang Menegara
Proses bangsa yang menegara memberikan gambaran tentang bagimana terbentuknya bangsa dimana sekelompok manusia yang berada didalamnya merasa sebagai bagian dari bangsa. Bangsa yang berbudaya, artinya bangsa yang mau melaksanakan hubungan dengan penciptanya (Tuhan) disebut agama ; bangsa yang mau berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut ekonomi; bangsa yang mau berhubungan dengan
lingkungan sesama dan alam sekitarnya disebut sosial; bangsa yang mau berhubungan dengan kekuasaan disebut politik; bangsa yang mau hidup aman tenteram dan sejahtera dalam negara disebut pertahanan dan keamanan.


Di Indonesia proses menegara telah dimulai sejak Proklamasi 17 Agustus 1945, dan terjadinya Negara Indonesia merupakan suatu proses atau rangkaian tahap–tahapnya yang berkesinambungan. Secara ringkas, proses tersebut adalah sebagai berikut :
a. Perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia.
b. Proklamasi atau pintu gerbang kemerdekaan.
c. Keadaan bernegara yang nilai–nilai dasarnya ialah merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Bangsa Indonesia menerjemahkan secara terperinci perkembangan teori kenegaraan tentang terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai berikut :
a. Perjuangan kemerdekaan.
b. Proklamasi
c. Adanya pemerintahan, wilayah dan bangsa
d. Pembangunan Negara Indonesia
e. Negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Proses bangsa yang menegara di Indonesia diawali adanya pengakuan yang sama atas kebenaran hakiki kesejarahan. Kebenaran hakiki dan kesejarahan yang dimaksud adalah :
a. Kebenaran yang berasal dari Tuhan pencipta alam semesta yakni; Ke-Esa-an Tuhan; Manusia harus beradab; Manusia harus bersatu; Manusia harus memiliki hubungan sosial dengan lainnya serta mempunyai nilai keadilan; Kekuasaan didunia adalah kekuasaan manusia.

b. Kesejarahan. Sejarah adalah salah satu dasar yang tidak dapat ditinggalkan karena merupakan bukti otentik sehingga kita akan mengetahui dan memahami proses terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai hasil perjuangan bangsa.

Pendidikan pendahuluan bela negara adalah kesamaan pandangan bagi landasan visional (wawasan nusantara) dan landasan konsepsional (ketahanan nasional) yang disampaikan melalui pendidikan, lingkungan pekerjaan dan lingkungan masyarakat.


2. Pemahaman Hak Dan Kewajiban Warga Negara
a. Hak warga negara.
Hak–hak asasi manusia dan warga negara mencakup hampir di seluruh pasal UUD 1945.

b. Kewajiban warga negara antara lain :
- Melaksanakan aturan hukum.
- Menghargai hak orang lain.
- Memiliki informasi dan perhatian terhadap kebutuhan–kebutuhan masyarakatnya.
- Melakukan kontrol terhadap para pemimpin dalam melakukan tugas–tugasnya
- Melakukan komuniksai dengan para wakil di sekolah, pemerintah lokal dan pemerintah nasional.
- Membayar pajak
- Menjadi saksi di pengadilan
- Bersedia untuk mengikuti wajib militer dan lain–lain.

c. Tanggung jawab warga negara
Tanggung jawab warga negara merupakan pelaksanaan hak (right) dan kewajiban (duty) sebagai warga negara dan bersedia menanggung akibat atas pelaksanaannya tersebut.
Bentuk tanggung jawab warga negara :
- Mewujudkan kepentingan nasional
- Ikut terlibat dalam memecahkan masalah–masalah bangsa
- Mengembangkan kehidupan masyarakat ke depan (lingkungan kelembagaan)
- Memelihara dan memperbaiki demokrasi

d. Peran warga negara
- Ikut berpartisipasi untuk mempengaruhi setiap proses pembuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan publik oleh para pejabat atau lembaga–lembaga negara.
- Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan.
- Berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
- Memberikan bantuan sosial, memberikan rehabilitasi sosial, melakukan pembinaan kepada fakir miskin.
- Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.
- Mengembangkan IPTEK yang dilandasi iman dan takwa.
- Menciptakan kerukunan umat beragama.
- Ikut serta memajukan pendidikan nasional.
- Merubah budaya negatif yang dapat menghambat kemajuan bangsa.
- Memelihara nilai–nilai positif (hidup rukun, gotong royong, dll).
- Mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.
- Menjaga keselamatan bangsa dari segala macam ancaman

TUGAS 9S (9S=Senin ke Sembilan)

TUGAS 9S (9S=Senin ke Sembilan)
Jawablah pertanyaan tersebut dibawah ini.

Terdapat banyak kata yang berhubungan dengan organisasi, Carilah “10 kata” yang berhubungan dengan organisasi, sumber bisa di dapat dari materi-materi yang ada, buku paket, internet atau sumber-sumber lain, definisikan kata tersebut menurut ahli atau pendapat saudara, jawaban tidak boleh sama…

NAMA: Salmy subhekti
NPM: 36110338
KELAS: 1DB19


MANAJEMEN :

Proses dari kegiatan seorang manajer bagaimana mengambil keputusan yang terbaik melalui kerjasama dengan orang lain tanpa mengabaikan sumber-sumber yang tersedia untuk pencapaian tujuan

Motivating (motivasi):

Membina, mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai, memberikan rangsangan baik bersifat rohaniah atau jasmaniah. Rohaniah: Kenaikan pangkat, Pendidikan dan pengembangan karir, pemberian cuti, penambahan pengalaman, penelenggaraan human relation dengan tepat Jasmaniah: Sistem Upah gaji yang menggairahkan, pemberian tunjangan, distribusi sandang pangan, penyediaan fasilitas rumah, kendaraan dan jaminan pemeliharaan kesehatan.

Controlling (pengendalian):

Mengadakan pengawasan, penyempurnaan, evaluasi agar tujuan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, mengetahui sampai sejauh mana pekerjaan dijalankan, seberapa besar sumber dimanfaatkan setelah diketahui kemudian dapat dikoreksi, apa yang harus dilakukan selanjutnya

Partisipasi

Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan.Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan.

Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.

Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata.Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.



Strategi :

Menentukan struktur bertitik tolak dari keputusan strategic dan oleh karena itu ia merupakan determine yang dominant karena ia memberikan gambaran persfektif dengan arah jangka panjang dan memberikan arah posisi kedalam jangka menengah.



Lingkungan :

adalah segala sesuatu yang berada di luar organisasi bisa berbentuk barang-barang, kondisi-kondisi atau pengaruh-pengaruh. Dimensi lingkungan dapat menunjukkan dari keadaan stabil menjadi dinamik, dari sederhana menjadi komplek, dari intergrasi menjadi diversifikasi, dari bersama menjadi berlawanan. Lebih lanjut dapat dilukiskan bahwa pertama, lebih dinamik lingkungan, lebih organic struktur ; kedua, lingkungan yang lebih komplek struktur lebih disentralisasi ; ketiga, organisasi pasar yang lebih diversifikasi, kecenderungan lebih besar dan ekstrim dalam lingkungannya mendorong tiap organisasi menjadi sentralisasi strukturnya sementara ; kelima,disparitas dalam lingkungan endorong organisasi menjadi disentralisasi secara seelektif menjadi konstilasi kerja yang diverensiasi.



kekuasaan :

Bahwa sebuah struktur organisasi kapanpun adalah merupakan hasil pilihan oleh mereka yang memiliki kekuasaan sampai tingkat maksimum tertentu akan berusaha mempertahankan dan meningkatkan control mereka.



perilaku :

adalah suatu studi yang menyangkut aspek- aspek tingkah laku manusia dalam organisasi atau suatu kelompok tertentu. Aspek pertama meliputi pengaruh organisasi terhadap manusia, sedang aspek kedua pengaruh manusia terhadap organisasi. Pengertian ini sesuai dengan rumusanKelly dalam bukunya Organizational Behavior.



interaksi :

adalah hubungan antar individu dalam suatu organisasi


Spot Contract:

Yaitu kontrak yang terjadi karena adanya transaksi dadakan (spot
transaction). Kontrak jenis ini bersifat tidak fleksibel (inflexible) dalam

pengertian bahwa para pihak yang mengadakan kontrak tadi tidak memiliki kebebasan untuk saling mengajukan penawaran. Termasuk dalam jenis kontrak ini adalah belanja di supermarket, ketaatan terhadap peraturan lalu lintas, menonton sepakbola di stadion, dan sebagainya.

TUGAS 8K(KAMIS KEDELAPAN)

1. French-Raven membagi 5 sumber basis kekuasaan, sebutkan:

a. Kekuasaan Balas jasa
b. Kekuasaan Paksaan
c. Kekuasaan Sah
d. Kekuasaan Ahli
e. Kekuasaan Panutan


2. Menurut Herbert A. Simon, Proses pengambilan keputusan pada hakekatnya terdiri atas 3 langkah utama, sebutkan dan jelaskan!

a.Kegiatan Intelijen
Menyangkut pencarian berbagai kondisi lingkungan yang diperlukan bagi keputusan.

b.Kegiatan Desain

Tahap ini menyangkut pembuatan pengembangan dan penganalisaan berbagai rangkaian kegiatan yang mungkin dilakukan.
c.Kegiatan Pemilihan
Pemilihan serangkaian kegiatan tertentu dari alternative yang tersedia.

3. Menurut ELBING ada 5 langkah dalam proses pengambilan keputusan, Sebutkan!

1. Identifikasi dan Diagnosa masalah
2. Pengumpulan dan Analisis data yang relevan
3. Pengembangan dan Evaluasi alternative alternative
4. Pemilihan Alternatif terbaik
5. Implementasi keputusan dan Evaluasi terhadap hasil-hasil


4. Fisher mengemukakan ada 2 model pengambilan keputusan, sebutkan dan jelaskan!

a. Model Preskriptif
Pemberian resep perbaikan, model ini menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan
b. Model Deskriptif
Model ini menerangkan bagaimana kelompok mengambil keputusan tertentu

5. Apa yang saudara ketahui tentang:

a. Brainstorming
b. Model Manusia Mobicentrik
c. Model Sosial
d. Synectics


Brainstorming, Berusaha untuk menggali dan mendapatkan kreatifitas maksimum dari kelompok dengan memberikan kesempatan para anggota untuk melontarkan ide-idenya.

Model Manusia Mobicentrik, Dikemukakan oleh Jennings, dimana perubahan merupakan nilai utama sehingga orang harus selalu bergerak bebas mengambil keputusan.

Model Sosial, Dikemukakan oleh Freud Veblen dimana menurutnya orang seringb tidak rasional dalam mengambil keputusan diliputi perasaan emosi dan situsai dibawah sadar.

Synectics, Didasarkan pada asumsi bahwa proses kreatif dapat dijabarkan dan diajarkan, dimaksudkan untuk meningktakan keluaran (output) kreatif individual dan kelompok

TUGAS 8S(SENIN KEDELAPAN)

1.Pengaruh merupakan suatu transaksi sosial dimana seorang atau sekelompok orang melakukan kegiatan sesuai dengan harapan dari orang yang mempengaruhi, hal tersebut dikemukakan oleh:

a.Scott_Mitchell
b.French_Raven
c.Herbert A. Simon
d.Freud_Veblen

2.Model pengambilan keputusan yang dikemukan oleh Fisher, dimana model tersebut menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan, model yang lebih memfokuskan pada pemberian resep perbaikan:

a.Brainstorming
b.Synectics
c.Preskriptif
d.Deskriptif

3.Orang tidak menginginkan maksimalisasi tetapi cukup keuntungan yang memuaskan, merupakan konsep pengambilan keputusan:

a.Ekonomi
b.Manusia administrasi
c.Manusia mobicentrik
d.Sosial

4.Model perilaku pengambilan keputusan yang identik dengan “sifat kompetitif” adalah:

a.Manusia organisasi
b.Manusia administrasi
c.Pengusaha baru
d.Manusia mobicentrik

5.Dibawah ini merupakan metode-metode yang digunakan untuk mempengaruhi, kecuali:

a.Balas jasa
b.Kharisma
c.Sanksi
d.Kekuatan fisik

6.Langkah-langkah pengambilan keputusan menurut Herbert A. Simon, kecuali:

a.Kegiatan intelijen
b.Kegiatan evaluasi
c.Kegiatan pemilihan
d.Kegiatan desain

7.Kekuasaan itu berdasarkan pengaruh dan pengaruh didasarkan atas perubahan psikologis, analisa tersebut dilakukan oleh:

a.Scott_Mitchell
b.French_Raven
c.Freud_Veblen
d.Kepnal_Trigoe

8.Model pengambilan keputusan dimana satu orang mengemukakan konsep yang lain bereaksi, merevisi secara terus menerus:

a.Segitiga keputusan
b.Melingkar
c.Spiral
d.Linier

9.Berusaha menggali dan mendapatkan kreatifitas maksimum kelompok dengan cara memberikan kesempatan tiap anggota untuk menyumbangkan ide-ide mereka:

a.Brainstorming
b.Synectics
c.Preskriptif
d.Deskriptif

10.Sumber atau basis kekuasaan menurut French_Reven, kecuali:

a.Paksaan
b.Partisipatif
c.Sah
d.Panutan

TUGAS 7 K

Tugas 7K
nama : SALMY SUBHEKTI
kelas : 1 DB 19
npm : 36110338

1. Apa yang saudara ketahui tentang Komunukasi?
Jawab :
Komunikasi adalah Usaha mendorong orang lain menginterprestasikan pendapat seperti apa yang dikehendaki oleh orang yang mempinyai pendapat tersebut.

2. Sebutkan 3 Unsur Komunikasi!
Jawab :
a. Pengirim berita (Komunikator/Sender)
b. Penerima berita (Komunikan/Receiver)
c. Berita atau Informasi

3. Apabila diketahui dalam sebuah seminar, dimana seminar di ikuti 2 kelas yaitu 1DB19 dan 1DB22, jumlah mahasiswanya adalah 34 (DB 19) dan 38 (DB 22), acara tersebut di hadiri 2 moderator dan 4 dosen, Berapakah Jumlah arus komunikasi yang terjadi menurut J.E WALTHERS? Berapa Saluran Komunikasinya dari data tersebut?

R=72 (72-6)
R=4752
SK=72 (72-6)/2
SK=4752/2
=2376 SALURAN
Jadi Saluran Komunikasinya dari data tersebut : 2376 SALURAN

4. Apabila saluran komunikasi dalam sebuah organisasi tidak dapat menampung kebutuhan informasi apa yang akan terjadi pada organisasi tersebut?
Jawab :
Organisasi itu tidak dapat bekerja secara maksimal dan Organisai itu bisa dapat dipandang kurang baik oleh masyarakat luas.Dan juga informasi yang disampaikan oleh organisasi itu tidak dapat sampai secara tepat dan jelas ke masyarakat luas.

5. Sebutkan Tujuan-tujuan Komunikasi Menurut James. G. March dan Herbert A. Simon:
Jawab :
a. Kegiatan untuk kegiatan komunikasi tidak terprogram
Contoh: Desas-desus, Kata burung, Grapevine.
b. Komunikasi memulai dan penciptaan program
c. Komunikasi pemberian data penerapan strategi
d. Komunikasi untuk menimbulkan program
e. Komunikasi tentang hasil kegiatan

TUGAS 1K(KAMIS PERTAMA)

1.Apa yang saudara ketahui tentang Manajemen?
Jawab :

Proses dari kegiatan seorang manajer bagaimana mengambil keputusan yang terbaik melalui kerjasama dengan orang lain tanpa mengabaikan sumber-sumber yang tersedia untuk pencapaian tujuan

2 Sebutkan dan Jelaskan Fungsi-fungsi Manajemen?
Jawab :


Ø Planning (perencanaan):

Berpikir, menduga, menentukan prioritas, kegiatan bersifat non fisik diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi


Ø Organizing (pengorganisasian):

Proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit kerja dan fungsinya, penempatan orang yang tepat agar pelaksanaan pembagian kerja sesuai dengan perencanaan, dalam penempatan orang atau staf diharapkan objektif


Ø Motivating (motivasi):

· Membina, mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai, memberikan rangsangan baik bersifat rohaniah atau jasmaniah. Rohaniah: Kenaikan pangkat, Pendidikan dan pengembangan karir, pemberian cuti, penambahan pengalaman, penelenggaraan human relation dengan tepat Jasmaniah: Sistem Upah gaji yang menggairahkan, pemberian tunjangan, distribusi sandang pangan, penyediaan fasilitas rumah, kendaraan dan jaminan pemeliharaan kesehatan

Ø Controlling (pengendalian):

Mengadakan pengawasan, penyempurnaan, evaluasi agar tujuan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, mengetahui sampai sejauh mana pekerjaan dijalankan, seberapa besar sumber dimanfaatkan setelah diketahui kemudian dapat dikoreksi, apa yang harus dilakukan selanjutnya

3 Sebutkan Faktor-faktor produksi (sumber-sumber) Organisasi & Metode:
Jawab :

> Manusia atau Tenaga Kerja (Man/Man Power)
> Uang atau Biaya (Money)
> Bahan-bahan atau Material (Materials)
> Mesin dan Peralatan (Mechines & Equipment)

Sumber-sumber diatas menurut George R Terry disebut 6M(the six M’s in management) dengan menambah 2 sumber lagi:
> Tata kerja (Methods)
> Pasar (Market)


4.Apakah Manajemen, Organisasi serta Metode mempunyai kaitan dan hubungan, jelaskan menurut pendapat saudara!
Jawab :

Menurut saya manajemen adalah suatu kegiatan perencanaan untuk melakukan suatu pekerjaan,agar pekerjaan yang dilakukan dapat dengan baik dan memiliki hasil yang maksimal.

Begitu juga dalam organisasi,organisasi yang baik harus juga memiliki perencanaan/manajemennya yang baik dalam segala hal yang akan dilakukan.

Dan dari semua pekerjaan yang akan dilakukan,harus menggunakan metode yang tepat,agar memiliki hasil yang maksimal dan memuaskan.
Jadi ketiganya jelas saling berkaitan satu sama lain
Di

TUGAS 7S(SENIN KETUJUH)

1. Pernyataan yang paling tepat tentang “Two Way Traffic” adalah:

a.Komunikasi yang terjadi antara dua orang dimana si komunikan tidak merespon tidak merespon informasi dari si komikator
b.Komunikasi yang terjadi apabila seseorang pengirim berita tidak bermaksud untuk menerima umpan balik dari orang yang menerima secara langsung
c.Komunikasi yang dilakukan diantara sesame karyawan yang berada dalam tingkatan struktur organisasi yang sama dimana keduanya saling berkomentar dan bereaksi
d.Komunikasi yang dimaksudkan untuk memberikan informasi atau menyampaikan perintah dari atasan untuk dikerjakan karyawan

2. Komunikasi yang dilakukan dalam penyampaian berita, laporan maupun perintah antara si pengirim berita kepada penerima berita ada umpan balik pada saat itu juga disebut:

a.Komunikasi Formal
b.Komunikasi Langsung
c.Komunikasi Horizontal
d.Komunikasi Tidak Langsung

3. Yang tidak termasuk dalam hambatan-hambatan komunikasi yang bersifat teknologi:

a.Bahasa dan pengertian
b.Isyarat non verbal
c. Iklim
d.Efektifitas saluran

4. Aliran komunikasi yang mencakup seluruh transmisi informasi yang memotong silang berbentuk interaksi antara para manajer lini dan para anggota staf atau unit-unit pelayanan disebut:

a.Aliran Vertical c. Aliran Lateral
b.Aliran Horizontal d.Aliran Diagonal

5. Dibawah ini merupakan contoh aliran komunikasi vertical ke atas:

a.Rantai perintah c. Mata-mata karyawan
b.Laporan tahunan d. Buku petunjuk

6. Para penerima berita yang mendua (membingungkan) cenderung melengkapi atau menutup kekurangan informasi:

a.Codensation c. Expectation
b.Closure d. Asosiation

7. Penambahan saluran-saluran masukan dan keluaran seperti penambahan saluran staf khusus atau paralel bila wewenang didesentralisasikan di sebut:

a.Penyaringan
b.Pengantrian
c.Penyingkatan
d.Penetapan saluran ganda

8. Untuk menangani kelebihan informasi biasanya berita diproses berdasrkan prioritas, berita yang berprioritas rendah akan ditunda atau dijadwalkan kembali, hal ini disebut:

a.Penyaringan
b. Pengantrian
c.Penyingkatan
d.Penetapan saluran ganda

9. Di dalam Fase Intensif terdapat kemungkinan saluran komunikasi tidak dapat menampung kebutuhan informasi hal tersebut akan berdampak pada hal-hal dibawah ini kecuali:

a.Pimpinan menghadapi pilihan mekanisasi dan otomatisasi
b.Gangguan dalam waktu pelepasan informasi
c.Kesulitan penyimpanan serta pengambilan kembali informasi dari tempat penyimpananya
d.Gangguan dalam proses umpan balik

10. Dibawah ini merupakan teknik-teknik peningkatan efektifitas komunikasi, kecuali:

a.Penetapan saluran-saluran pribadi
b.Kredibilitas serta persepsi selektif
c.Penetapan dewan khusus
d.Pembentukan tim-tim tugas dan manajemen

tugas 2S softkill

TUGAS 2S (2S=Senin Kedua)

Nama : salmy subhekti
NPM : 36110338
Kelas : 1DB19

1. Untuk mencapai efisiensi haruslah dipenuhi syarat-syarat atau ukuran-ukuran seperti dibawah ini, kecuali:
1. Pelaksanaan kerja yang dapat dipertanggungjawabkan
2. Pembagian kerja yang nyata
3. Responsif dalam rencana
4. Prosedur kerja yang praktis


2. Kegiatan dilaksanakn dengan tepat, Target tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan tetapi mutu dari hasil kerja juga harus diperhatikan, hal tersebut merupakan syarat ukuran efisiensi:
1. Ekonomis
2. Efektif
3. Produktif
4. Responsif


3. Disebut sebagai Bapak Manajemen Ilmiah:
1. Adam Smith
2. Max Weber
3. Frederick W. Taylor
4. Henry Fayol


4. Teori Organisasi yang menganggap bahwa organisasi sebagai mesin sementara manusia adalah onderdil yang setiap saat dapat dipasang dan diganti:
1. Pra Klasik
2. Neo Klasik
3. Klasik
4. Modern


5. Salah satu aliran dalam teori klasik:
1. Manajemen ilmiah
2. Tradisional
3. Tingkah Laku
4. Teori Mesin


6. Pendekatan organisasi yang mengumpamakan organisasi bagaikan kumpulan toet piano dan masing-masing punya spesialisasi, jika dikoordinasi maka akan tercipta nada indah:
1. Teori Pendekatan Sistem
2. Teori Tingkah Laku
3. Teori Hubungan Manusiawi
4. Teori Mesin


7. Ahli Ekonomi yang berpaham Birokrasi:
1. Henry Fayol
2. Allen Reilly
3. Frederick W. Taylor
4. Max Weber


8. Teori Klasik kadang pula disebut dengan:
1. Teori Tradisional
2. Teori Ortodoks
3. Teori Tingkah Laku
4. Teori Terbelakang


9. Organisasi bukanlah sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil melainkan berada dalam kondisi global, dan jika tetap ingin bertahan hidup maka harus beradaptasi dengan lingkunganya, ini pendekatan dari:
1. Pra Klasik
2. Neo Klasik
3. Klasik
4. Modern


10. Dalam Teori Organisasi Modern disebutkan bahwa kerja suatu organisasi:
1. Kompleks
2. Multilevel
3. Dinamis
4. Semua jawaban benar

jawab:
1. c
2. b
3. c
4. c
5. a
6. d
7. d
8. a
9. d
10.d

Tugas 3K Organisasi dan Metode (softskill)

TUGAS 3K (3K=Kamis Ketiga)

NAMA: salmy subhekti
NPM: 36110338
KELAS: 1DB19

1. Jelaskan definisi tentang Organisasi:

Jawab:
Beberapa definisi tentang Organisasi:
Menurut ERNEST DALE:
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.

Menurut CYRIL SOFFER:
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.

Menurut KAST & ROSENZWEIG:
Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.

Definisi UMUM:
“Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan”

2. Sebutkan ciri-ciri dari organisasi

Jawab :
CIRI-CIRI ORGANISASI:

* Lembaga social yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.
* Dikembangkan untuk mencapai tujuan
* Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun
* Instrumen social yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi.


3. Sebutkan 14 Kaidah manjemen menurut Henry Fayol

Jawab:
14 Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori administrasi:
Pembagian kerja

* Wewenang & tanggung jawab
* Disiplin
* Kesatuan perintah
* Kesatuan pengarahan
* Mendahulukan kepentingan umum
* Balas jasa
* Sentralisasi
* Rantai Skalar
* Aturan
* Keadilan
* Kelanggengan personalia
* Inisiatif
* Semangat korps


4. Jelaskan Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:

Jawab:
Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:
a. Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan.
b. Mengadakan seleksi, latihan dan pengembangan karyawan
c. Pengembangan ilmu tentang kerja, seleksi, latihan dan pengembangan secara ilmiah perlu intregasikan.
d. Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah

5. Apa perbedaan Teori Modern dengan Teori Klasik

Jawab :

a. Teori Klasik memusatkan pandangan pada analisa dan deskripsi organisasi sedangkan Teori Modern menekankan pada perpaduan & perancangan sehingga terlihat lebih menyeluruh.
b. Teori Klasik membicarakan konsep koordinasi, scalar, dan vertical sedangkan Teori Modern lebih dinamis, sangat komplek, multilevel, multidimensi dan banyak variable yang dipertimbangkan.

tugas 4s ( organisasi dan metode)

TUGAS 4S (4S=Senin ke Empat)

NAMA: salmy subhekti
NPM : 36110338
KELAS: 1DB19

1. Siti Nurhaliza ingin mendirikan warteg di samping Kampus J Gunadarma Kalimalang, bentuk organisasi yang cocok adalah:
a. Organisasi Lini
b. Organisasi Komite
c. Organisasi Fungsional
d. Bisa menggunakan Organisasi a ataupun c

2. Organisasi yang terbentuk tanpa disadari sepenuhnya, mempunyai tujuan yang kurang jelas, anggaran dasar serta rumah tangga tidak dibentuk, hubungan antar anggota terjalin secara pribadi:
a. Organisasi resmi c. Organisasi formal
b. Organisasi tidak resmi d. Organisasi informal

3. Dibawah ini merupakan skema organisasi jika dilihat dari teknik dan cara pembuatanya, kecuali:
a. Gambar c. Struktur
b. Melingkar d. Tegak lurus

4. Tipe organisasi yang dicetuskan Henry Fayol, dimana organisasi menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, organisasi ini lebih cocok diterapkan pada organisasi kecil, tipe organisasi yang dimaksud adalah:
a. Lini c. Fungsional
b. Lini dan Fungsional d. Lini dan Staff

5. Organisasi yang tujuan utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa memperhitungkan untung rugi dalam usahanya:
a. Organisasi Kecil
b. Organisasi Perusahaan
c. Organisasi Industri
d. Organisasi Sosial

6. Organisasi yang di bentuk dengan aturan pemerintah dan atau harus terdaftar dalam lembaran Negara, disebut dengan:
a. Organisasi Masyarakat
b. Organisasi Formal
c. Organisasi Resmi
d. Organisasi Perusahaan

7. Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan, Terdapat spesialisasi yang maksimal, Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja, hal tersebut merupakan cirri darai:
a. Lini dan staff
b. Lini dan fungsional
c. Staff dan fungsional
d. Lini, fungsional dan staff

8. Suatu lukisan yang dimaksudkan untuk menggambarkan susunan organisasi baik mengenai fungsi, bidang, tingkatan maupun rentang kendalinya di kenal dengan:
a. Struktur Organisasi
b. Skema Organisasi
c. Skala Organisasi
d. Sistem Organisasi

9. Organisasi berdasarkan tipe atau bentuknya, kecuali:
a. Lini dan staff
b. Lini dan fungsional
c. Staff dan fungsional
d. Lini, fungsional dan staff

10. Tipe atau bentuk organisasi yang diciptakan Frederick W. Taylor dimana organisasi disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh, tipe yang dimaksud adalah:
a. Lini dan Fungsional c. Komite
b. Fungsional d. Lini dan Staff


JAWAB:
1.A
2.D
3.C
4.A
5.D
6.C
7.B
8.B
9.C
10.B

tugas 6k ( organisasi dan metode)

Tugas 6K
nama : Salmy subhekti
NPM : 36110338
Kelas : 1DB19

1.Ada beberapa pemikiran tentang kepemimpinan, salah satunya adalah Teori Sifat, jelasakan apa yang saudara ketahui tentang teori tersebut!
Jawab :

Teori sifat kepemimpinan yang menyatakan bahwa pemimpin itu dilahirkan bukan dibuat, seseorang dilahirkan membawa dan tidak membawa ciri-ciri atau sifat-sifat yang diperlukan bagi seorang pemimpin, teori sifat disebut juga dengan Trait theories atau Teori great-man. Keith Davis membagi empat cirri utama kesuksesan seorang pemimpin:
► Kecerdasan
► Kedewasaan social dan hubungan social luas
► Motivasi diri dan dorongan berprestasi
► Sikap-sikap hubungan manusiawi
Seorang pemimpin yang sukses akan mengakui harga diri dan martabat pengikut-pengikutnya mempunyai perhatian yang tinggi dan berorientasi pada karyawan.

2.Apa gaya kepemimpinan Demokratis itu? sebutkan beberapa ciri-cirinya!
Jawab :

Gaya kepemimpinan demokratis adalah Kepemimpinan yang ditandai dengan adanya suatu struktur yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif.
Demokratis mempunyai ciri-ciri:

* Semua kebijaksanaan terjadi pada kelompok diskusi dan keputusan diambil dengan dorongan dan bantuan dari pimpinan.
* Kegiatan-kegiatan didiskusikan langkah-langkah umum untuk tujuan kelompok dibuat, dan bila dibutuhkan untuk petunjuk-petunjuk teknis pemimpin mengarahkan dua atau alternative prosedur yang dapat dipilih.
* Para anggota bebas bekerja dengan siapa saja yang mereka pilih dan pembagian tugas ditentukan oleh kelompok
* Pemimpin adalah obyektif atau “fact minded”.


3.William J. Redden mengelompokkan gaya kepemimpinan menjadi dua, jelaskanlah.
Jawab :

a. Gaya-gaya Efektif:
- Eksekutif
Manajer memberikan perhatian besar baik terhadap tugas maupun karyawan, menjadi motivator yang baik , menetapkan standar tinggi, menyadari perbedaan-perbedaan individual dan mempergunakan manajemen tim.
- Pembangun
- Otokrat penuh kebajikan
- Birokrat

b. Gaya-gaya tidak efektif
- Kompromis
- Misioner
- Otokrat
- Pelarian

4.Apakah Manajerial Grid itu?
Jawab :

Manajerial Grid yaitu menggambarkan dua dimensi jaringan yang saling berhubungan dimensi pertama diwakili aksis vertkal yang menggambarkan perhatian terhadap karyawan sementara dimensi kedua diwakili aksis horizontal menggambarkan perhatian terhadap produksi, hal ini merupakan buah pemikiran dari: Robert R. Blake & Jane S. Mouton

5.Rensis Likert membagi 4 gaya dasar kepemimpinan organisasional, sebutkan dan jelaskan!
Jawab :

a. Otokrat Eksploratif
Manajer mengambil semua keputusan yang berkaitan dengan pekerjaan dan memerintahkan serta mengekplorasi bawahan dalam pelaksanaan
b. Otokrat penuh kebajikan
Manajer tetap menentukan perintah-perintah kerja tapi bawahan diberi keleluasaan dalam pelaksanaan
c. Partisipatif
Manajer menggunakan gaya konsultatif yaitu meminta masukan dari bawahan tapi tetap menahan hak untuk membuat keputusan.
d. Demokratik
Manajer memberikan berbagi pengarahan pada bawahan tapi juga memberikan partisipasi total dan keputusan dibuat bersama-sama dengan keputusan suara mayoritas.

TUGAS 6S (SENIN KEENAM)

1. Manajer tetap menentukan perintah – perintah kerja tetapi bawahan diberi keleluasaan dalam pelaksanaan, hal tersebut menurut Rensis Likert masuk dalam gaya dasar kepemimipinan:
a. Otokrat Ekspolratif c. Partisipatif
b. Otokrat Penuh Kebajikan d. Demokratik

2. Seorang pemimpin yang sukses akan mengakui harga diri dan martabat pengikut-pengikutnya mempunyai perhatian yang tinggi dan berorientasi pada karyawan, hal ini merupakan satu dari empat syarat ciri kepemimpinan sukses menurut Keith Davis, ciri yang dimaksud adalah:
a. Kecerdasan
b. Kedewasaan social
c. Motivasi diri dan dorongan berprestasi
d. Hubungan manusiawi
3. Teori kepemimpinan yang menyatakan bahwa pemimpin itu dilahirkan bukan dibuat, seseorang dilahirkan membawa dan tidak membawa ciri-ciri atau sifat-sifat yang diperlukan bagi seorang pemimpin, teori yang dimaksud adalah:
a. Trait theories c. Teori sifat
b. Teori great-man d. Semua jawaban benar

4. Dalam teori situasional (contingency) Fred Fiedler telah mengajukan sebuah model dasar bagi efektifitasnya kepemimpinan, model tersebut menjelaskan hubungan antara gaya kepemimpinan dan situasi yang menguntungkan, situasi tersebut digambarkan dalam “tiga dimensi empiric” yang antara lain seperti dibawah ini, kecuali:
a. Struktur tugas c. Sarana struktural
b. Hubungan pimpinan anggota d. Posisi kekuasaan

5. Teori kepemimpinan yang menganalisa pengaruh atau dampak kepemimpinan terutama perilaku pimpinan terhadap motivasi bawahan , kepuasan dan pelaksanaan kerja:
a. Teori Sifat c. Teori Situasional
b. Teori Kelompok d. Teori Path-Goal

6. Gaya kepemimpinan dimana mempunyai hubungan positif dengan kepuasan dan harapan bagi bawahan yang melakukan pekerjaan mendua (ambiguous) dan mempunyai hubungan yang negative dengan kepuasan dan harapan bagi bawahan yang melakukan tugas-tugas dengan jelas. Gaya kepemimpinan yang dinaksud adalah:
a. Kepemimpinan direktif
b. Kepemimpinan suportif
c. Kepemimpinan partisipatif
d. Kepemimpinan orientasi prestasi

7. Berikut merupakan gaya-gaya kepemimpinan yang bersifat tidak efektif menurut Wiliam J. Raddin, kecuali:
a. Kompromis c. Misionaris
b. Birokratis d. Otokrat

8. Seorang pemimpin yang bersedia menjelaskan , bisa sebagai teman, mudah didekati dan menunjukkan diri sebagai seorang pemimpin sejati bagi bawahan, mempunyai pengaruh positif pada bawahan yang bekerja dibawah tekanan dan mengalami frustasi. Gaya kepemimpian yang dimkasud adalah:
a. Kepemimpinan direktif
b. Kepemimpinan suportif
c. Kepemimpinan partisipatif
d. Kepemimpinan orientasi prestasi

9. Manajer memberikan perhatian besar baik terhadap tugas maupun karyawan, menjadi motivator yang baik , menetapkan standar tinggi, menyadari perbedaan-perbedaan individual dan mempergunakan manajemen tim, gaya pimpinan tersebut menurut William J. Raddin disebut dengan:
a. Gaya Eksekutif c. Gaya Otokrat penuh kebajikan
b. Gaya Pembangun d. Gaya Misionaris

10. Manajerial Grid menggambarkan dua dimensi jaringan yang saling berhubungan dimensi pertama diwakili aksis vertkal yang menggambarkan perhatian terhadap karyawan sementara dimensi kedua diwakili aksis horizontal menggambarkan perhatian terhadap produksi, hal ini merupakan buah pemikiran dari:
a. William J. Raddin c. Robert R. Blake & Jane S. Mouton
b. Rensist Likert d. Stoner & MC. Gregor

tugas 5k ( organisasi dan metode)

NAMA: salmy subhekti
NPM: 36110338
KELAS: 1DB19

1. Sebutkan perbedaan organisasi formal dan organisasi informal menurut Argyris

Jawab :
FORMAL

INFORMAL
Hubungan antara atasan & bawahan ditentukan peraturan

Hubunngan antara atasan dan bawahan berdasar kebutuhan masing-masing
Pemimpin ditetapkan

Pemimpin dipilih berdasarkan kesepakatan
Pengendalian perilaku melalui pemberian balas jasa dan hukuman

Pengendalian melaui pemenuhan kebutuhan
Bawahan sangat tergantung pada atasan

Kurang tergantung pada pimpinan

2. Sebagai Proses, dapat dikatakan organisasi bersifat dinamis sebab itulah ia hidup, selalu bergerak, berkembang dan berubah-ubah. Adanya sifat dinamis dipengaruhi oleh beberapa factor yang mempengaruhi, jelaskan factor-faktor tersebut:

Jawab :
a. FAKTOR INTERN (DALAM)
♣ Tujuan
♣ Manusia-manusia
♣ Tata hubungan

b. FAKTOR EKTERN (LUAR)

a. NON FISIK
♥ Bersifat Konstitusional-politis
Contoh: UUD, Tap MPR, KEPRES, SISTEM PEMERINTAHAN
♥ Bersifat Sosial-politis
Contoh: Partisipasi masyarakat, Parpol, Susunan hidup masyarakat, Peranan kelompok.
♥ Bersifat Sosial-ekonomi
Contoh: Kondisi hidup penduduk, Sumber penghasilan, umlah penduduk, Lapangan kerja.

♥ Bersifat Sosial-religius
Contoh: Pengaruh Agama, Hubungan pemeluk agama, Organisasi keagamaan.
♥ Bersifat Sosial-kultur
Contoh: Tingkat kecerdasan berpikir.
♥ Bersifat Teknik-teknologis
Contoh: Penemuan teknologi

b. BERSIFAT FISIK
Misalnya: Faktor letak, Keadaan Alam, Daerah, Sumber-sumber Alamiah, Keadaan Iklim dan Cuaca.

3.


Sebutkan macam-macam konflik berdasarkan peranan manusia:

Jawab :
♦ Konflik Peranan (Person Role Conflict)
♦ Konflik antar Peranan (Inter-role Conflict)
Timbul akibat satu orang menjabat dua atau lebih fungs yang bertentangan
♦ Konflik Pemenuhan harapan (Intersender Conflict)
Memenuhi harapan dari beberapa orang
♦ Konflik akibat informasi tidak sesuai (Intrasender Conflict)


4. Ada 5 tingkatan dalam “Hirarki Kebutuhan Maslow” sebutkan dan jelaskan 5 tingkatan yang dimaksud:

Jawab:
a. Fisiologi: Lapar, haus, perumahan dll
b. Keamanan: Keselamatan, perlindungan dll
c. Sosial: Rasa cinta, kekeluargaan, persahabatan, kasih saying
d. Penghargaan: Status, kedudukan, kehormatan
e. Aktualisasi diri: Pemenuhan diri, pengembangan diri, kreatifitas, ekpresi diri.

5. Apa yang saudara ketahui tentang motivasi internal? Sebutkan dan jelaskan 2 motivasi internal

Jawab :
Motivasi yang muncul atas kebutuhan dan keinginan yang ada dalam diri seseorang akan menimbulkan motivasi internal.

Motivasi internal:

1. Motivasi Fisiologi

Merupakan Motivasi alamiah contohnya: Lapar & Haus

2. Motivasi Psikologis

■ Motivasi Kasih Sayang (Affectional motivation)
(menciptakan kehangatan, keharmonisan)
■ Mempertahankan diri (Ego-defensive motivation)
(melindungi kepribadian, mendapatkan kebanggaan)
■ Memperkuat diri (Ego-bolstering motivation)
(mengembangkan kepribadian, berprestasi)

TUGAS 5S (SENIN KELIMA)

1. Merupakan salah satu yang mempengaruhi dinamika organisasi jika dilihat dari faktor intern:
a. Peranan c. Tujuan
b. Fungsi d. Skema

2. Faktor ektern yang sifatnya fisik dalam dinamika organisasi:
a. Iklim dan cuaca c. Teknologi
b. Jumlah penduduk d. Undang-undang

3. Ingin menjalin hubungan dengan orang lain, merasakan persahabatan dan kasih sayang, keinginan tersebut dalam hirarki kebutuhan A. Maslow masuk dalam:
a. Kebutuhan fisiologis c. Kebutuhan keamanan
b. Kebutuhan sosial d. Kebutuhan aktualisasi diri

4. Kondisi hidup penduduk, sumber penghasilan, lapangan kerja merupakan faktor ektern dinamika organisasi:
a. Fisik [sosial-ekonomi] c. Fisik [sosial-politis]
b. Non Fisik [sosial-ekonomi] d. Non Fisik [sosial-politis]

5. Apabila konflik melanda antar berbagai tingkatan organisasi, konflik ini dinamakan:
a. Konflik hirarkis c. Konflik lini-staf
b. Konflik fungsional d. Konflik formal-informal

6. Apabila konflik ditimbulkan akibat seseorang menjabat dua atau lebih fungsi yang saling bertentangan, hal ini dinamakan:
a. Konflik dalam diri sendiri (person role conflict)
b. Konflik antar peranan (inter role conflict)
c. Konflik pemenuhan harapan (intersender role)
d. Konflik akibat informasi bertentangan (intrasender conflict)

7. Dibawah ini merupakan sumber-sumber utama konflik, kecuali:
a. Sumber daya yang tidak terbatas
b. Perbedaan tujuan
c. Perbedaan nilai dan persepsi
d. Gaya-gaya individual

8. Dalam teori motivasi, Mc.Gregor menyatakan: “Usaha fisik atau mental dalam bekerja adalah kodrat manusia, rata-rata mereka bersedia belajar dalam kondisi yang memungkinkan dengan tanggung jawab, ada kecerdikan, kreatifitas dan daya imajinasi untuk memecahkan masalah, hukuman bukan salah satu jalan untuk mencapai tujuan, organisasi harus memberikan kesempatan untuk mereka dalam berprestasi”, Teori yang dimaksud adalah:
a. Teori X c. Teori X & Y
b. Teori Y d. Semua jawaban benar

9. Dalam penyelesaian konflik dimana persetujuan semua pihak tidak dapat dicapai, dan hal ini dibiarkan saja agar masing-masing pihak memikirkan dan merenungkan kembali pendapat masing-masing, cara penyelesaian ini disebut:
a. Menggunakan kekuasaan c. Kompromi
b. Konfrontasi d. Menghaluskan situasi

10. Dibawah ini merupakan karekteristik Organisasi Formal menurut Argyris, kecuali:
a. Hubungan antara atasan dan bawahan ditentukan peraturan
b. Bawahan sangat tergantung pada atasan
c. Pemimpin dipilih berdasarkan kesepakatan
d. Pengendalian perilaku melalui pemberian balas jasa dan hukuman

tugas 4K

Tugas 4k (4k=kamis ke empat)

NAMA: salmy subhekti
NPM: 36110338
KELAS: 1DB19

Jawablah pertanyaan berikut ini:
1. Apakah perbedaan organisasi formal dan informal!

Jawab:
• Organisasi formal
Organisasi yang dibentuk secara sadar dan dengan tujuan-tujuan tertentu diatur dengan ketentuan-ketentuan formal baik dalam anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga, kegiatan atau hubungan yang terjadi adalah hubungan jabatan sebagaimana diatur dalam ketentuan tertulis
• Organisasi informal
Terbentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuan tidak jelas, anggaran dasar serta anggaran rumah tangga tidak ada, hubungan terjalin secara pribadi

2. Sebutkan macam-macam organisasi berdasarkan type atau bentuknya!

Jawab:
a. Organisasi lini (line organization)
b. Organisasi lini dan staf (line and staff org)
c. Organisasi fungsional (functional org)
d. Organisasi lini & fungsional (line & functional org)
e. Organisasi lini, fungsional dan staf (line, functional and staff org)
f. Organisasi komite (commite org)

3. Apakah yang anda ketahui tentang organisasi komite? Apa saja ciri-cirinya?

Jawab :
Organisasi komite (commite org)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.

Ciri-ciri:

* Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif
* Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.
* Asas musyawarah sangat ditonjolkan
* Organisasinya besar & struktur tidak sederhana
* Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.


4. Sebutkan dan jelaskan skema organisasi berdasarkan isi atau fungsi didalamya!

Jawab :

* Skema organisasi fungsional:
* Menjelaskan tentang letak dari fungsi-fungsi tugas dalam hubungannya dengan fungsi-funsi yang lain.
* Skema organisasi jabatan
* Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan jabatan masing-masing.
* Skema organisasi nama
* Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan nama-nama para pejabat yang bersangkutan.
* Skema organisasi nama dan jabatan
* Menggabungkan antara masing-masing jabatan dengan masing-masing nama para pejabat dalam suatu organisasi.
* Skema organisasi struktur
* Menjelaskan tingkatan jenjang antara unit-unit dalam organisasi tersebut.


5. Apa perbedaan organisasi social dengan organisasi perusahaan, berikan contoh organisasi tersebut dilingkungan anda minimal 3!

Jawab :
• Organisasi sosial, organisasi yang tujuan utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa memperhitungkan untung rugi
Contoh : koperasi, lsm, pmi.

• Organisasi perusahaan, organisasi yang didirikan dengan tujuan komersil atau mencari keuntungan
Contoh : perusahaan, pabrik, asuransi.

tugas 3s (organsasi dan metode)

TUGAS 3S (3S=Senin Ketiga)

NAMA : Salmy Subhekti
NPM : 36110338
KELAS: 1DB19

1. James D. Mooney & Allen Reilly mengemukan tiga prinsip kekuasaan yang harus diterapkan dalam organisasi pemerintah, militer, agama ataupun bisnis seperti dibawah ini, kecuali:
1. Prinsip Kontroling
2. Prinsip skalar & hirarkis
3. Prinsip Koordinasi
4. Prinsip fungsional


2. Mempunyai misi menyebarkan Teori Administrasi di kawasan Eropa:
1. James D. Mooney
2. Allen Reilly
3. Lyndall Urwick
4. Max Weber


3. Birokrasi berasal dari kata Legal_Rasional, Rasional maksudnya:
1. Adanya wewenang dan seperangkat aturan yang jelas
2. Adanya pembagian tanggung jawab
3. Adanya perencanaan dan penetapan tujuan
4. Adanya pemisahan dan pelimpahan


4. Penerangan lampu ditempat kerja yang cukup memadai ternyata meningkatkan produktifitas karyawan, itulah kesimpulan akhir dari percobaan Hawthorne oleh:
1. Henry Fayol
2. Elton Mayo
3. Daniel Katz
4. Oey Ling Lee


5. Organisasi senantiasa hidup, bergerak, berkembang dan berubah-ubah hal tersebut disebabkan karena organisasi tersebut mempunyai sifat:
1. Statis
2. Dinamis
3. Aktif
4. Partisipatif


6. Yang termasuk kedalam dorongan yang sifatnya rohaniah:
1. Kendaraan
2. Penyediaan fasilitas rumah
3. Pemberian tunjangan
4. Pendidikan dan pengembangan karir


7. Interaksi Ekternal adalah:
1. Integrasi antara bagian-bagian subsistem dalam organisasi
2. Interaksi yang mengabaikan pihak bank, pemerintah dan suplier
3. Interaksi antara bagian pemasaran dan bagian produksi
4. Interaksi antara perbankan dan bagian keuangan


8. Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen :
1. Organisasi
2. Metode
3. Organisasi & Metode
4. Manajemen


9. Bukan termasuk pengertian inti yang terkandung dalam Organisasi & Metode:
1. Kunci dan Syarat kerja
2. Untuk Mencapai Efesiensi
3. Memerlukan Sumber dan Waktu
4. Dinamika dan Motivasi


10. Dibawah ini adalah istilah-istilah Organisasi & Metode, kecuali:
1. Organisasi dan efesiensi
2. Analisa dan persepsi
3. Biro Organisasi dan tata laksana
4. Penelitian dan pengembangan

JAWAB:
1.A
2.C
3.C
4.B
5.B
6.D
7.B
8.C
9.D
10.B

tugas 2K ( organisasi dan metode )

Nama : Salmy Subhekti
NPM : 36110338
Kelas : 1DB19

1. Apa yang saudara ketahui tentang Efisiensi?

Jawab:
Efisiensi adalah Perbandingan terbaik atau rasionalitas antara hasil yang diperoleh (output) dengan kegiatan yang dilakukan dalam penggunaan sumber-sumber & waktu (input).

2. Ada Syarat-syarat dalam pencapaian efesiensi, sebutkan dan jelaskan syarat-syarat yag di maksud!

Jawab :
Syarat-syarat tercapainya efesiensi:
© Berhasil guna (efektif)
Kegiatan telah dilaksanakan dengan tepat dalam arti target tercapai sesuai waktu yang ditetapkan tanpa mengabaikan kualitas
© Ekonomis
Dalam usaha pencapaian efektif maka biaya, tenaga kerja, material, peralatan, waktu, ruangan dan lain-lain telah digunakan dengan tepat sesuai dengan perencanaan sehingga tidak terjadi pemborosan, penyelewengan dan korupsi
© Pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan
Untuk membuktikan bahwa dalam pelaksanaan kerja benar-benar di buat se objektif mungkin, mencerminkan fakta sesusungguhnya, dengan membuat report-report sebagai bukti pengeluaran pengeluaran yang telah dilakukan.
© Pembagian kerja yang nyata
Dalam pembagian kerja harus didasarkan pada kemampuan masing-masing individu yaitu benar-benar berdasarkan beban kerja, ukuran kemampuan kerja dan waktu yang tersedia
© Rasionalitas wewenang dan tanggung jawab
Antara wewenang dan tanggung jawab harus terjadi keseimbangan, jangan sampai wewenang lebih besar atau sebaliknya
© Prosedur kerja yang praktis
Untuk menegaskan bahwa O&M merupakan kegiatan praktis, maka target efektif dan ekonomis, pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan serta pelayanan kerja yang memuaskanharuslah merupakan kegiatan-kegiatan operasional yang dapat dilaksanakan dengan lancer dan tidak hanya berhenti sebagai konsep-konsep teoritis di atas kertas saja O&M menunjukan kegiatan ilmiah dan praktis yang urutan tahap demi tahap mencerminkan asal pekerjaan, kemana akan diteruskan dan kapan selesainya.


3. Bagaimana cara-cara untuk Meningkatkan efesiensi?

Jawab:

o Pelaksanaan fungsi manajemen dengan tepat
o Pemanfaatan sumber-sumber dengan tepat pula
o Pelaksanaan fungsi-fungsi organisasi sebagai alat mencapai tujuan
o Pengarahan & Dinamika organisasi untuk pengembangan & kemajuan yang berkesinambungan


4. Sebutkan Kegiatan-kegiatan yang termasuk ruang lingkup atau scope dalam O&M!

Jawab :

+ Anailisis organisasi
+ Komunikasi dalam organisasi
+ Tata kerja, prosedur dan system kerja
+ Pentingnya filling
+ Penyimpanan data & dokumen
+ Formulir
+ Pendayagunaan mesin kantor & peralatan
+ Penyusunan tata ruang & perencanaannya
+ Penulisan laporan
+ Penyusunan buku pedoman kerja
+ Penyusunan Anggaran belanja
+ Analisis kepegawaian



5. Menurut saudara apa yang telah di lakukan perusahaan NOKIA di Indonesia efektif atau belum dalam menghadapi persaingan dengan brand local dan brand-brand terkenal seperti Sony Ericsson Samsung, LG, Iphone, Blackberry? Jelaskan pendapat saudara!

Jawab :
Menurut saya, indonesia sudah efektif dalam mengahadapi persaingan dengan perusahaan lainnya. Perusahaan NOKIA selalu berkembang dan tidak mau kalah dengan perusahaan lainnya. Perusahaan NOKIA juga tidak mengabaikan kualitasnya. Di indonesia banyak orang-orang yang menggunakan produk NOKIA . dan counter2 NOKIA banyak terdapat di setiap pusat pertokoan handphone dan gampang sekali di jumpai .

TUGAS ORGANISASI DAN METODE [softskill]

KODE SOAL: 1K (Soal Kamis Pertama)

Nama : salmy subhekti
NPM : 36110338
Kelas : 1DB19

1. Apa yang saudara ketahui tentang Manajemen?
2. Sebutkan dan Jelaskan Fungsi-fungsi Manajemen?
3. Sebutkan Faktor-faktor produksi (sumber-sumber) Organisasi & Metode:
4. Apakah Manajemen, Organisasi serta Metode mempunyai kaitan dan hubungan, jelaskan menurut pendapat saudara!

JAWABAN

1. Manajemen adalah Proses dari kegiatan seorang manajer bagaimana mengambil keputusan yang terbaik melalui kerjasama dengan orang lain tanpa mengabaikan sumber-sumber yang tersedia untuk pencapaian tujuan

2. Planning (perencanaan):
– Berpikir, menduga, menentukan prioritas, kegiatan bersifat non fisik diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi
Organizing (pengorganisasian):
– Proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit kerja dan fungsinya, penempatan orang yang tepat agar pelaksanaan pembagian kerja sesuai dengan perencanaan, dalam penempatan orang atau staf diharapkan objektif
Motivating (motivasi):
– Membina, mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai, memberikan rangsangan baik bersifat rohaniah atau jasmaniah. Rohaniah: Kenaikan pangkat, Pendidikan dan pengembangan karir, pemberian cuti, penambahan pengalaman, penelenggaraan human relation dengan tepat Jasmaniah: Sistem Upah gaji yang menggairahkan, pemberian tunjangan, distribusi sandang pangan, penyediaan fasilitas rumah, kendaraan dan jaminan pemeliharaan kesehatan
Controlling (pengendalian):
– Mengadakan pengawasan, penyempurnaan, evaluasi agar tujuan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, mengetahui sampai sejauh mana pekerjaan dijalankan, seberapa besar sumber dimanfaatkan setelah diketahui kemudian dapat dikoreksi, apa yang harus dilakukan selanjutnya

3. Faktor-faktor produksi (SUMBER-SUMBER) YANG DIPERLUKAN:

♣. Manusia atau Tenaga Kerja (Man/Man Power)
♣. Uang atau Biaya (Money)
♣. Bahan-bahan atau Material (Materials)
♣. Mesin dan Peralatan (Mechines & Equipment)
Sumber-sumber diatas menurut George R Terry disebut 6M (the six M’s in management) dengan menambah 2 sumber lagi:
♣. Tata kerja (Methods)
♣. Pasar (Market)
Dalam kegitan manajemen ke-6 sumber diatas mutlak diperlukan tetapi dalam sudut pandang O & M, Methods & Market tidak disebut sebagai sumber. Metode hanyalah cara yang dipergunakan sedangkan market adalah wahana untuk memperluas sasaran kegiatan.

4. ya, ada hubungannya. Karena Eratnya hubungan timbal balik antara manajemen, Organisasi dan tata kerja ( metode), untuk mencapai tujuan ketiganya tidak dapat dipisahkan. Organisasi dan Metode mutlak diperlukan dalam kegiatan manajemen.